Bandung – Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi yang diselenggarakan oleh Lembaga
Sertifikasi Profesi (LSP) Energi Terbarukan resmi dibuka pada Senin (13/4/2026) di V Hotel &
Residence Bandung. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari pada 13 s.d 17 April 2026,
dengan tujuan meningkatkan kualitas dan jumlah asesor kompetensi di bidang energi terbarukan
di Indonesia.
Kegiatan ini diikuti oleh 8 peserta yang berasal dari berbagai kota di Indonesia dan mewakili
sejumlah instansi, yaitu Universitas Pakuan, SMK Negeri 2 Kupang, PT Ufuk Hijau Energi,
Universitas Telkom, PT. Perdana Vokasi Nusantara, Universitas Muhammadiyah Malang, serta
Kolti Duta Sejahtera. Para peserta memiliki latar belakang profesional yang beragam, mulai dari
praktisi industri, hingga akademisi yang memiliki keterkaitan dengan sektor energi terbarukan.
Keberagaman ini menjadi nilai tambah dalam proses pembelajaran karena mendorong pertukaran
pengalaman dan wawasan antar peserta. Pelatihan ini menghadirkan Master Asesor Pengajar,
yaitu Ir. Bambang Nurcahyono dan Oom O. Abdurrahman, S.Si., M.M., yang memberikan
pembekalan materi secara komprehensif, sistematis, dan aplikatif.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan materi terkait standar
kompetensi kerja nasional, metodologi asesmen, serta prinsip-prinsip dasar dalam melakukan
penilaian kompetensi. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai etika profesi asesor
serta teknik penyusunan perangkat asesmen yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tidak
hanya teori, peserta juga menjalani sesi praktik asesmen yang dirancang untuk mengasah
kemampuan dalam melakukan observasi, wawancara, serta pengambilan keputusan berbasis
bukti yang objektif dan akuntabel.
Pada hari terakhir, kegiatan dilanjutkan dengan uji kompetensi yang dilaksanakan oleh Master
Asesor Penguji, Ir. Wahyu Adiartono, MBA., PhD. Proses uji ini menjadi tahapan akhir untuk
menilai kesiapan peserta dalam menjalankan tugas sebagai asesor profesional, dengan penilaian
yang dilakukan secara objektif, transparan, dan sesuai standar yang berlaku. Hasilnya, seluruh
asesor yang mengikuti rangkaian kegiatan ini dinyatakan kompeten, menunjukkan bahwa para
peserta telah memenuhi kualifikasi dan standar yang ditetapkan.
Pelatihan dan sertifikasi ini secara resmi ditutup pada tanggal 17 April 2025 dalam suasana
penuh apresiasi dan semangat kolaborasi. Penutupan kegiatan menjadi momentum penting bagi
para peserta untuk membawa ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh ke dunia kerja masingmasing. Ke depan, kerja sama bersama LSP Energi Terbarukan ini diharapkan dapat terus
diperkuat sebagai upaya strategis dalam membangun sinergi yang lebih erat antara dunia
akademik dan industri, guna mendorong terwujudnya sistem energi yang lebih ramah lingkungan
dan berkelanjutan di Indonesia.